Cara Kalibrasi Kopi
Halo para Barista ataupun Pecinta Coffee . . .
Aku mau sharing sedikit nih tentang gimana cara bikin kopi yang sesuai dengan standar.
Bikin kopi itu susah-susah gampang lho, guys !!! Kalian percaya ga, kalo kopi itu kompleks. Biasanya orang selalu bilang kalo kopi enak itu tergantung dari tangan si "BA-RIS-TA" nya. Ada benernya juga sih. Tapi kalian pernah kepikiran ga kalo selera orang dalam menikmati kopi pasti berbeda-beda ? Ada yang suka kopi nya light, ada yang suka kopi nya bold, ada yang suka kopi nya watery dan lain-lain.
Kenapa ? Karena setiap orang memiliki selera masing-masing. Patokan "ENAK" setiap orang ga selalu sama.
Kenapa kita harus kalibrasi kopi ?
Konsisten rasa ini penting dalam meracik kopi, seperti menentukan aroma, flavor, body. Memang setiap biji kopi mempunyai khas masing-masing, tapi meracik kopi juga mempunyai teknik tersendiri agar si kopi tersebut mampu mendevelope karakter si kopi tersebut. Kopi yang masih fresh pasti berbeda dengan yang sudah tersimpan lama. Pastikan kalian yang ingin meracik kopi sudah tau sifat dari kopi doong ??
Bagaimana sih cara kalibrasi kopi ?
Sebelumnya kalian harus siap kuat minum espresso. Karena ketika kalibrasi paling enggak kalian bisa nyoba sampe beberapa cup loh ! Ingat, KON-SIS-TEN dalam menentukan rasa kopi.
1. So pastinya pertama kalian harus tentukan dosis bubuk kopi yang ingin kita pakai. Pastikan agar bubuk kopi tersebut tidak kurang dan tidak melebihi dari Portafilter yang kita pakai.
2. Yang kedua menentukan tamping . Ketika kalian melakukan tamping, kekuatan tamping kalian juga berpengaruh dalam ekstrasi kopi nya nanti. Rumusnya gini,
JIKA BUBUK HALUS, TAMPING SECARA PELAN MENGGUNAKAN PERGELANGAN
JIKA BUBUK MEDIUM, TAMPING SECARA MEDIUM MENGGUNAKAN KEKUATAN SIKU
JIKA BUBUK KASAR, TAMPING SECARA BERAT MENGGUNAKAN KEKUATAN BAHU
3. Timbang kopi ketika sedang di seduh, kita hitung waktu ketika kopi yang turun tidak kurang dari 20 detik dan juga tidak lebih dari 30 detik harus sudah mendapat 1 shot = 30ml. (n.b 1gr = 1ml)
Catatan sedikit, espresso yang bagus mempunyai crema diatasnya !
Apa saja espresso yang tidak bagus ?
Espresso yang tidak bagus bisa terjadi ketika kopi yang kita seduh tidak berekstraksi secara sempurna. Contoh :
Under Extraction - yang dimana kopi yang kita seduh mempunyai ciri-ciri seperti warna pucat, waktu brewing terlalu cepat, lebih watery (berair). Karena pada dasarnya espresso memiliki perbandingan kopi 1:1. Biasanya terjadi pada tamping kita yang dimana bubuk terlalu kasar tetapi ditamping halus, atau mungkin dosis yang kita pakai terlalu sedikit sehingga kopi yang mengucur lebih deras.
Over Extraction - pastinya kebalikan dari si under extraction yang dimana ekstraksi dari espresso itu terlalu lama yang mengakibatkan kopi itu memiliki warna yang cenderung gelap dan gosong, rasanya pasti lebih pahit. Bisa jadi bubuk yang kita pakai halus tetapi kita melakukan tamping secara berat, bisa juga kita memakai terlalu banyak dosis yang melebihi kapasitas dari portafilter yang kita pakai.
Setidaknya untuk mencari cara agar karakter rasa espresso tetap sama, atau setidaknya mengimbangi karakter rasa seperti hari-hari sebelumnya, sangat penting melakukan kalibrasi rasa sebelum kedai kopi dibuka untuk pengunjung.


Komentar
Posting Komentar